Berpikir Kritis, Berpikir Kritis…. Kalian Harus berpikir Kritis. Tapi apa itu “Berpikir Kritis”?

Sejak saya di SMA saya sering mendengar orang “cerdik pandai” (di dalamnya termasuk dosen, guru, bahkan pendeta) ngomong tentang pentingnya berpikir kritis. Sebegitu seringnya saya mendengar frase seperti itu sehingga saya merasa bahwa saya sudah paham apa yang dimaksud. Waktu itu juga saya berpikir bahwa mereka yang tiap hari ngomong tentang berpikir kritis pasti tau apa yang mereka katakan.

Ternyata saya cuma sok tahu. Orang-orang yang sering ngomong banyak tentang berpikir kritis itu sering kali berani ngomong di forum (tapi saya tidak tahu apa yang diomongkan itu bermutu atau tidak) tetapi mereka tidak pernah menjelaskan apa artinya berpikir kritis dan bagaimana kita dapat mencapainya. Jadi yang saya tangkap waktu itu adalah kalau orang berani ngomong di forum itu berarti sudah berpikir kritis.

Setelah itu saya banyak belajar sendiri dan memahami bahwa berpikir kritis itu adalah aplikasi praktis dari logika. Nah, di sini letak masalahnya. Sejak SD saya tidak pernah belajar secara khusus yang namanya logika dan kaidah-kaidah dalam berargumentasi. Saya tidak tahu apa itu deduksi, apa itu induksi, apa itu premis, apa itu kesalahan logika dll. Saya hanya bisa melihat apa yang dilakukan orang lain dan pingin ikut-ikutan. Nah, berpikir kritis adalah applikasi praktis dari logika, dalam keadaan bodoh seperti itu bagaimana mungkin saya diharapkan untuk berpikir kritis seperti yang didengung-dengungkan oleh kaum cerdik pandai itu?

Beberapa saat yang lalu saya berbicara dengan salah satu doktor dari salah satu Universitas lokal. Saya ingin mencari tahu apakah mahasiswa sekarang belajar logika. Jawaban yang saya terima sangat mencengangkan, dia mengatakan bahwa logika itu untuk mahasiswa Fakultas Hukum, jurusan matematika, dan IT. Sepertinya ini mengindikasikan bahwa kaidah-kaidah logika dan argumentasi tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah/kampus-kampus. Semoga itu hanya ketakutan saya dan para mahasiswa sekarang tidak seperti saya dulu yaitu diharapkan berpikir kritis tetapi tidak tahu “binatang macam apa” berpikir kritis itu.

Advertisements
This entry was posted in Just Thinking and tagged . Bookmark the permalink.

4 Responses to Berpikir Kritis, Berpikir Kritis…. Kalian Harus berpikir Kritis. Tapi apa itu “Berpikir Kritis”?

  1. domi dodo says:

    betul ama e…MK (mata kuliah) yang membahas logika cuma 2 sks sa….(FKM Undana) itupun sudah digabung dengan FIlsafat ama..lebe bae belaja otodida sa e ama…

    • maddidjara says:

      Betul ama, lebe baek otodidak. Kalo sonde katong jadi baingao saa.. seperti kebanyakan lulusan katong pung sistem pendidikan.
      Beta harap sebenarnya logika itu su diajarkan dalam bentuk yang rudimenter sejak anak-anak SD, kemudian meningkat terus sampai perguruan tinggi. Cuma itu kelihatannya sulit ama.

  2. domi dodo says:

    beta mau tanya sediki dolo di aa..logika lebe tinggi kedudukannya dari bahasa atau bahasa yang lebe tinggi dari logika ?

    • maddidjara says:

      Kalau bahasa merupakan system untuk mengekspresikan isi pikiran maka jelas logika tidak tergantung pada bahasa karena kalaupun pikiran tersebut belum diungkapkan dalam bahasa, logika tetap harus dipakai. Bahasa mempranggapkan alias didasarkan pada logika. Tapi itu tidak berarti bahwa bahasa tidak penting. Bahasa sangat penting untuk mengungkapkan pikiran seseorang.

      Tapi seperti halnya kata-kata lain, kata “bahasa”pun bisa diadefinisikan berbeda-beda oleh berbagai orang dan mungkin ada orang yang memiliki definisi berbeda dari yang beta kemukakan dan untuk itu harus dipikirkan lagi hubungannya.

      Tetapi yang jelas, apapun keadaannya logika tidak terelakkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s